Generator set diesel Cummins banyak digunakan di bidang pasokan daya cadangan dan pembangkit listrik utama, dengan jangkauan daya yang luas, kinerja yang stabil, teknologi canggih, dan sistem layanan global.
Secara umum, getaran pada genset Cummins disebabkan oleh ketidakseimbangan bagian yang berputar, aspek elektromagnetik, atau kerusakan mekanis.
Ketidakseimbangan bagian yang berputar terutama disebabkan oleh ketidakseimbangan rotor, kopling, sambungan, dan roda transmisi (roda rem). Solusinya adalah dengan terlebih dahulu menyeimbangkan rotor. Jika terdapat roda transmisi, roda rem, kopling, dan sambungan yang besar, komponen tersebut harus dipisahkan dari rotor untuk mendapatkan keseimbangan yang baik. Kemudian, ada juga masalah kelonggaran mekanis pada bagian yang berputar. Misalnya, kelonggaran braket inti besi, kerusakan pasak miring dan pin, serta pengikatan rotor yang longgar akan menyebabkan ketidakseimbangan bagian yang berputar.
Kegagalan pada bagian kelistrikan disebabkan oleh aspek elektromagnetik, yang terutama meliputi: korsleting pada lilitan rotor motor asinkron berbelit, kesalahan pemasangan kabel stator motor AC, korsleting antar lilitan kumparan eksitasi generator sinkron, kesalahan penyambungan kumparan eksitasi motor sinkron, patahnya batang rotor motor asinkron tipe sangkar, celah udara antara stator dan rotor yang disebabkan oleh deformasi inti rotor tidak rata, menyebabkan fluks magnetik celah udara tidak seimbang dan menimbulkan getaran.
Kesalahan utama pada bagian mesin getaran genset Cummins adalah: 1. Sistem poros bagian penghubung tidak sejajar, garis tengah tidak berimpit, dan pemusatan tidak tepat. 2. Roda gigi dan kopling yang terhubung ke motor rusak. 3. Cacat pada struktur motor itu sendiri dan masalah pemasangan. 4. Getaran konduksi beban yang disebabkan oleh motor.
Waktu posting: 07-03-2022









